Feeds:
Posts
Comments

Archive for August, 2008

BERMINAT

SESIAPA YANG BERMINAT UNTUK MEMBELI SILA

MUKA DEPAN

E-MELKAN PADA SAYA

MUKA BELAKANG

MUKA BELAKANG

MUKA DEPAN
MUKA BELAKANG

MUKA BELAKANG

Advertisements

Read Full Post »

PENAWAR HATI

PENAWAR HATI…… Salam……Suatu ketika sahabat karib Rasulullah Ibnu Mas’ud didatangi seorang lelaki yang kelihatan dirundung duka nestapa. Lelaki itu berkata kepada Ibnu Mas’ud, “Saudara berilah padaku satu nasihat yang dapat aku jadikan penawar untuk jiwa aku yang gelisah, fikiranku juga selalu kusut, makan ku tidak kenyang dan tidurku juga tidak lena.” Mendengar itu, Ibnu Mas’ud membalas..”Sekirany a itu lah penyakit yang menimpamu, hendaklah kamu bawa hatimu mengunjungi 3 tempat ini…Pertama:Tempat orang yang membaca Al-Quraan, samaada kamu membacanya atau kamu sekadar mendengar orang lain membaca ayat suci..Kedua: Majlis ilmu, yang dapat mengingatkan kamu kepada Allah.Ketiga: Carilah tempat dan waktu yang sesuai supaya kamu dapat beribadah kepada Allah dengan  khusuk dan tulus ikhlas.” Demikian penawar hati gelisah, kadangkala kita tidak tahu punca yang membawa hati yang resah. Tetapi sebenarnya itu kerana hati kita tidak diisi dengan sebaik-baiknya. Hati yang kosong, maka mudahlah syaitan masuk menyelinap.. ..Firman Allah, “Jika engkau dihasut olih syaitan, maka mintalah pertolongan daripada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui.” (Surah Al-A’raf ayat 200)Renung-renungka n selamat beramal..

Read Full Post »

Masih ingat dengan kisah mukjizat Nabi Musa yang membelah laut merah dengan tongkatnya?

Jika salah satu diantara anda menganggap kisah tersebut hanya merupakan dongeng belaka, sekarang mari kita simak tulisan dibawah ini.

Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt (lihat di http://www.wyattmus eum.com/ron- wyatt.htm ) pada ahir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah.

Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur F ira un yang tenggelam dilautan tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.

Menurut pengakuannya, selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama.

Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa-sisa tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Fir’aun yang tenggelam di laut Merah.

Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan,memang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam,dimana menurut sejarah, kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.

Selain itu,ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan,yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang,sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas.

Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi-nabiNya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka.

Diantara beberapa bangkai kereta tadi,ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas.Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh F ira un sang raja.

Sekarang mari kita perhatikan gambar diatas,


Pada bagian peta yang dilingkari (lingkaran merah),menurut para ahli k ira -k ira disitulah lokasi dimana Nabi Musa bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah. Lokasi penyeberangan diperk ira kan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba.


Kedalaman maksimum pera ira n di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab.
Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter.
Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat.


Diperk ira kan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar lintasan Laut Merah yang terbelah diperk ira kan 900 meter.

Dapatkah kita membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat membelah air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman pera ira n yang rata2 mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama, mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah ribuan? (menurut tulisan lain diperk ira kan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam).

Menurut sebuah perhitungan, diperk ira kan diperlukan tekanan ( gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter.


Jika kita kaitkan dengan kecepatan angin,menurut beberapa perhitungan, setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam untuk dapat membelah dan mempertahankan belahan air laut tersebut dalam jangka waktu 4 jam!!!sungguh luar biasa,
SUBHANALLAH. ……… .Allah Maha Besar.

Read Full Post »

BALA

KERUNTUHAN akhlak di kalangan umat Islam di negara kita hari ini semakin membarah. Satu masa dulu kita hanya melihat atau mendengar masalah golongan muda terjebak dengan maksiat secara sembunyi-sembunyi.

Hari ini, daripada anak hingusan hingga warga tua yang layak dipanggil datuk tidak segan silu lagi melakukan kemungkaran secara terbuka.

Baik kota besar mahupun di pekan kecil, aurat wanita menjadi perhiasan yang sentiasa didedahkan, keintiman hubungan sama ada berlainan jenis atau sesama jantina menjadi kebiasaan, meneguk arak bagaikan minuman ringan, ada suami serong dan banyak pula isteri curang.

Tidak cukup dengan melakukan kemungkaran, maksiat kini menjadi kebanggaan. Semakin ramai tidak malu mengaku dan menayangkan kelakuan dan perbuatan terlarang.

Malah, ada yang sanggup tampil akhbar, televisyen dan radio semata-mata mahu memberitahu dunia bahawa hidupnya di jalan songsang.

Begitulah ‘nazaknya’ sistem sosial di negara kita yang satu masa dulu masyarakatnya mempertahankan agama, tata susila dan adat ketimuran.

Di mana-mana saja di tanah air tercinta ini, kemungkaran demi kemungkaran ditayangkan di depan mata, seolah-olah undang-undang dan syariah tidak lagi berkuasa dan dikuatkuasakan.

Di dalam kemakmuran, kesenangan hidup dan kemewahan duniawi, ramai rakyat Malaysia lupa diri dan lalai daripada mengingat Yang Maha Esa. Kita seolah-olah lupa dengan sejarah bahawa maksiat menjadi punca keruntuhan banyak tamadun dunia.

Sudah lupakah kita pada bala dan sengsara yang dialami kaum Nabi Nuh yang ditenggelami banjir besar, kaum Tsamud yang ditimpa gempa bumi, kaum Nabi Luth yang diterbalikkan bumi mereka dan negeri Mesir dilanda taufan kencang, diserang hama belalang, kutu dan katak sebelum mereka ditenggelamkan ke dasar laut.

Mereka adalah sebahagian daripada kaum yang ditimpa bala bencana kerana kemungkaran dan keangkuhan diri. Sedangkan, golongan yang terselamat daripada hukuman tuhan dalam bentuk kemurkaan alam itu hanya sebahagian kecil yang masih beriman pada Allah (SWT).

Semua kisah sedih dan menakutkan itu disampaikan melalui ayat suci al-Quran buat bekalan buat umat Muhammad SAW. Sesungguhnya janji Allah (SWT) itu benar dan setiap kesengsaraan adalah satu ujian dan peringatan buat hambanya supaya kembali ke pangkal jalan.

“Sudah nampak kerosakan di darat dan di laut kerana perbuatan tangan manusia supaya Allah (SWT) merasakan kepada mereka sebahagian daripada (akibat) perbuatan mereka supaya mereka kembali (ke jalan benar).” (Surah Ar-Rum: Ayat 41)

Apa sekalipun, tidak perlu kita tunggu hingga Allah (SWT) menimpakan bala dulu baru kita hendak berubah. Berubahlah sekarang sebelum kita diberi peringatan, kerana sesungguhnya kesengsaraan seksaan Tuhan bukan pelajaran yang menyenangkan

Read Full Post »

KISAH BENAR dan Nyata

(7x naik Haji x dapat lihat Ka’bah)

Sebelum g Mekah, mari kita ambik iktibar dulu yek.. Sebagai seorang anak
yang berbakti kepada orang tuanya, Hasan (bukan nama sebenarnya), mengajak
ibunya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima.  Sarah (juga bukan nama
sebenarnya), sang Ibu, tentu senang dengan ajakan anaknya itu. Sebagai
muslim yang mampu secara material,mereka memang berkewajiban menunaikan
ibadah Haji. Segala kelengkapan sudah disiapkan.

Ibu anak-anak ini akhirnya berangkat ke tanah suci. Keadaan keduanya sihat
walafiat, tak kurang satu apapun. Tiba harinya mereka melakukan thawaf
dengan hati dan niat ikhlas menyeru panggilan Allah, Tuhan Semesta Alam.
“Labaik Allahuma labaik, aku datang memenuhi seruanMu ya Allah”.

Hasan menggandeng ibunya dan berbisik, “Ummi undzur ila Ka’bah (Bu,
lihatlah Ka’bah).” Hasan menunjuk kepada bangunan empat persegi berwarna
hitam itu. Ibunya yang berjalan di sisi anaknya tak beraksi dia terdiam.

Perempuan itu sama sekali tidak melihat apa yang ditunjukkan oleh anaknya.
Hasan kembali membisiki ibunya. Ia tampak bingung melihat raut wajah
ibunya. Di wajah ibunya tampak kebingungan. Ibunya sendiri tak mengerti
mengapa ia tak bisa melihat apapun selain kegelapan. beberapakali ia
mengusap-usap matanya, tetapi kembali yang tampak hanyalah kegelapan.

Padahal, tak ada masalah dengan kesihatan matanya. Beberapa minit yang lalu
dia masih melihat segalanya dengan jelas, tapi mengapa memasuki Masjidil
Haram segalanya menjadi gelap gulita. Tujuh kali Haji Anak yang sholeh itu
bersimpuh di hadapan Allah. Ia shalat memohon ampunan-Nya.

Hati Hasan begitu sedih. Siapapun yang datang ke Baitulah, mengharap
rahmatNYA.Terasa hampa menjadi tamu Allah, tanpa menyaksikan segala
kebesaran-Nya, tanpa merasakan kuasa-Nya dan juga rahmat-Nya.

Hasan tidak berkecil hati, mungkin dengan ibadah dan taubatnya yang
sungguh-sungguh, Ibundanya akan dapat merasakan anugerah-Nya, dengan
menatap Ka’bah, kelak. Anak yang soleh itu berniat akan kembali membawa
ibunya berhaji tahun depan. Ternyata nasib baik belum berpihak kepadanya.

Tahun berikutnya kejadian serupa terulang lagi. Ibunya kembali dibutakan
didekat Ka’bah, sehingga tak dapat menyaksikan bangunan yang merupakan
symbol persatuan umat Islam itu. Wanita itu tidak dapat melihat Ka’bah.
Hasan tidak patah arang. Ia kembali membawa ibunya ke tanah suci tahun
berikutnya.

Anehnya, ibunya tetap saja tak dapat melihat Ka’bah. Setiap berada di
Masjidil Haram, yang tampak di matanya hanyalah gelap dan gelap. Begitulah
keganjilan yang terjadi pada diri Sarah. hingga kejadian itu berulang
sampai tujuh kali menunaikan ibadah haji.Hasan tak habis fikir, dia tak
mengerti, apa yang menyebabkan ibunya menjadi buta di depan Ka’bah.

Padahal, setiap kali berada jauh dari Ka’bah, penglihatannya selalu normal.
Dia bertanya-tanya, apakah ibunya punya kesalahan sehingga mendapat azab
dari Allah SWT ?. Apa yang telah diperlakukan ibunya, sehingga mendapat
musibah seperti itu ? Segala pertanyaan berkecamuk dalam dirinya. Akhirnya
diputuskannya untuk mencari seorang alim ulama, yang dapat membantu
permasalahannya.

Beberapa saat kemudian ia mendengar ada seorang ulama yang terkenal kerana
kesohlehannya dan kebaikannya di Abu Dhabi (Uni Emirat). Tanpa kesulitan
bererti, Hasan dapat bertemu dengan ulama yang dimaksud. Ia pun
mengutarakan masalah kepada ulama yang soleh ini. Ulama itu mendengarkan
dengan saksama, kemudian meminta agar Ibu Hasan perlu menelefonnya. Anak
yang berbakti ini pun pulang. Setibanya di tanah kelahirannya, dia meminta
ibunya untuk menghubungi ulama di Abu Dhabi tersebut.

Beruntung, sang Ibu mau memenuhi permintaan anaknya. Ia pun menelefon ulama
itu, dan menceritakan kembali peristiwa yang dialaminya di tanah suci.
Ulama itu kemudian meminta Sarah introspeksi, mengingat kembali, mungkin
ada perbuatan atau peristiwa yang terjadi padanya di masa lalu, sehingga ia
tidak mendapat rahmat Allah.

Sarah diminta untuk bersikap terbuka, mengatakan dengan jujur, apa yang
telah dilakukannya. “Anda harus berterus-terang kepada saya, karana masalah
anda bukan masalah senang,” kata ulama itu pada Sarah. Sarah terdiam
sejenak. Kemudian dia meminta waktu untuk memikirkannya. Tujuh hari
berlalu, akan tetapi ulama itu tidak mendapat sebarang khabar dari Sarah…

Pada minggu kedua setelah percakapan pertama mereka, akhirnya Sarah
menelefon. “Ustaz, waktu masih muda, saya bekerja sebagai jururawat di
rumah sakit,” cerita Sarah akhirnya. “Oh, bagus…… Pekerjaan jururawat
adalah pekerjaan mulia,” potong ulama itu. “Tapi saya mencari wang
sebanyak-banyaknya dengan berbagai cara, tidak peduli, apakah cara saya itu
halal atau haram,” ungkapnya terus terang. Ulama itu terkejut.. Ia tidak
menyangka wanita itu akan berkata demikian.

“Disana….” sambung Sarah, “Saya sering kali menukar bayi, karana tidak
semua ibu senang dengan bayi yang telah dilahirkan. Kalau ada yang
menginginkan anak laki-laki, padahal bayi yang dilahirkannya perempuan,
dengan imbuhan wang, saya tukar bayi-bayi itu sesuai dengan keinginan
mereka.”

Ulama tersebut amat terkejut mendengar penjelasan Sarah. “Astagfirullah.
…..” betapa tega wanita itu menyakiti hati para ibu yang diberi amanah
Allah untuk melahirkan anak. bayangkan, betapa banyak keluarga yang telah
dirosaknya, sehingga tidak jelas nasabnya. Apakah Sarah tidak tahu, bahawa
dalam Islam menjaga nasab atau keturunan sangat penting. Jika seorang bayi
ditukar, tentu nasabnya menjadi tidak jelas.

Padahal, nasab ini sangat menentukan dalam perkawinan, terutama dalam
masalah mahram atau muhrim, iaitu orang-orang yang tidak boleh
dinikahi..”Cuma itu yang saya lakukan,” ucap Sarah. “Cuma itu ?” tanya ulama
terperanjat. “Tahukah anda bahawa perbuatan anda itu dosa yang luar biasa,
betapa banyak keluarga yang sudah anda hancurkan!”. ucap ulama dengan nada
tinggi.”Lalu apa lagi yang Anda kerjakan? “tanya ulama itu lagi sedikit
kesal.

“Di rumah sakit, saya juga melakukan tugas memandikan orang mati.” “Oh
bagus, itu juga pekerjaan mulia,” kata ulama. “Ya, tapi saya memandikan
orang mati karana ada kerja sama dengan tukang sihir.” “Maksudnya?” tanya
ulama tidak mengerti. “Setiap saya bermaksud menyengsarakan orang, baik
membuatnya mati atau sakit, segala perkakas sihir itu sesuai dengan
syaratnya, harus dipendam di dalam tanah. Akan tetapi saya tidak
menguburnya di dalam tanah, melainkan saya masukkan benda-benda itu ke
dalam mulut orang yang mati.”

“Suatu kali, pernah seorang alim meninggal dunia. Seperti biasa, saya
memasukkan berbagai barang-barang tenung seperti jarum, benang dan lain-
lain ke dalam mulutnya. Entah mengapa benda-benda itu seperti terpental,
tidak hendak masuk, walaupun saya sudah menekannya dalam-dalam.

Benda-benda itu selalu kembali keluar. Saya cuba lagi begitu seterusnya
berulang-ulang. Akhirnya, emosi saya memuncak, saya masukkan benda itu dan
saya jahit mulutnya. Cuma itu dosa yang saya lakukan.” Mendengar pertuturan
Sarah yang datar dan tanpa rasa dosa, ulama itu berteriak marah.

“Cuma itu yang kamu lakukan ?”. “Masya Allah….!!! Saya tidak dapat bantu
anda. Saya angkat tangan”.Ulama itu amat sangat terkejutnya mengetahui
perbuatan Sarah. Tidak pernah terbayang dalam hidupnya ada seorang manusia,
apalagi dia adalah wanita, yang memiliki nurani begitu tega, begitu keji.
Tidak pernah terjadi dalam hidupnya, ada wanita yang melakukan perbuatan
sekeji itu. Akhirnya ulama itu berkata, “Anda harus memohon ampun kepada
Allah, kerana hanya Dialah yang dapat mengampuni dosa Anda.”

Bumi menolaknya. Setelah beberapa lama, sekitar tujuh hari kemudian ulama
tidak mendengar khabar selanjutnya dari Sarah. Akhirnya ia mendapat tahu
dengan menghubunginya melalui telepon. Ia berharap Sarah telah bertaubat
atas segala yang telah diperbuatnya. Ia berharap Allah akan mengampuni dosa
Sarah, sehingga Rahmat Allah datang kepadanya.Kerana tak juga memperoleh
khabar, ulama itu menghubungi keluarga Hasan di Mesir.

Kebetulan yang menerima telepon adalah Hasan sendiri. Ulama menanyakan
khabar Sarah,ternyata khabar duka yang diterima ulama itu… “Ummi sudah
meninggal dua hari setelah menelefon ustad,” ujar Hasan. Ulama itu terkejut
mendengar khabar tersebut. “Bagaimana ibumu meninggal, Hasan ?”. tanya
ulama itu.

Hasan pun akhirnya bercerita : Setelah menelefon ulama, dua hari kemudian
ibunya jatuh sakit dan meninggal dunia. Yang mengejutkan adalah peristiwa
penguburan Sarah. Ketika tanah sudah digali, untuk kemudian dimasukkan
jenazah atas izin Allah, tanah itu rapat kembali, tertutup dan mengeras.
Para penggali mencari lokasi lain untuk digali. Peristiwa itu berulang
kembali. Tanah yang sudah digali kembali menyempit dan tertutup rapat.
Peristiwa itu berlangsung begitu cepat, sehingga tidak seorangpun
penghantar jenazah yang menyedari bahawa tanah itu kembali rapat.

Peristiwa itu terjadi berulang-ulang. Para penghantar yang menyaksikan
peristiwa itu merasa ngeri dan merasakan sesuatu yang aneh terjadi.Mereka
yakin, kejadian tersebut pastilah berkaitan dengan perbuatan si mayat.
Waktu terus berlalu, para penggali kubur putus-asa kerana pekerjaan mereka
tak juga selesai. Siang pun berlalu, petang menjelang, bahkan sampai hampir
maghrib, tidak ada satu pun lubang yang berhasil digali. Mereka akhirnya
pasrah, dan beranjak pulang. Jenazah itu dibiarkan saja tergeletak di
hamparan tanah kering kerontang.

Sebagai anak yang begitu sayang dan hormat kepada ibunya, Hasan tidak tega
meninggalkan jenazah orang tuanya ditempat itu tanpa dikubur.. Kalaupun
dibawa pulang, rasanya tidak mungkin. Hasan termenung di tanah perkuburan
seorang diri. Dengan izin Allah, tiba-tiba berdiri seorang laki-laki yang
berpakaian hitam panjang, seperti pakaian khusus orang Mesir.

Lelaki itu tidak tampak wajahnya, kerana terhalang tutup kepalanya yang
menjorok ke depan. Laki-laki itu mendekati Hasan kemudian berkata
padanya,” Biar aku tangani jenazah ibumu, pulanglah!”. . kata orang itu.
Hasan lega mendengar bantuan orang tersebut, Ia berharap laki-laki itu akan
menunggu jenazah ibunya. Syukur-syukur menggali lubang dan kemudian
mengebumikan ibunya. “Aku minta supaya kau jangan menengok ke belakang,
sampai tiba di rumahmu, “pesan lelaki itu. Hasan mengangguk, kemudian ia
meninggalkan pemakaman. Belum sempat ia di luar lokasi pemakaman,terselit
keinginannya untuk mengetahui apa yang terjadi dengan jenazah ibunya.

Sedetik kemudian ia menengok ke belakang. Betapa pucat wajah Hasan, melihat
jenazah ibunya sudah dililit api, kemudian api itu menyelimuti seluruh
tubuh ibunya. Belum habis rasa herannya, sedetik kemudian dari arah yang
berlawanan, api menerpa wajah Hasan. Hasan ketakutan.Dengan langkah seribu,
dia pun bergegas meninggalkan tempat itu. Demikian yang diceritakan Hasan
kepada ulama itu.. Hasan juga mengaku, bahwa separuh wajahnya yang tertampar
api itu kini berbekas kehitaman kerana terbakar.

Ulama itu mendengarkan dengan seksama semua cerita yang diungkapkan Hasan.
Dia menyarankan, agar Hasan segera beribadah dengan khusyuk dan meminta
ampun atas segala perbuatan atau dosa-dosa yang pernah dilakukan oleh
ibunya. Akan tetapi, ulama itu tidak menceritakan kepada Hasan, apa yang
telah diceritakan oleh ibunya kepada ulama itu. Ulama itu meyakinkan Hasan,
bahwa apabila anak yang soleh itu memohon ampun dengan sungguh-sungguh,
maka bekas luka di pipinya dengan izin Allah akan hilang.

Benar saja,tak berapa lama kemudian Hasan kembali memberitahu ulama itu,
bahawa lukanya yang dulu amat terasa sakit dan panas luar biasa, semakin
hari bekas kehitamannya hilang.. Tanpa tahu apa yang telah dilakukan ibunya
selama hidup, Hasan tetap mendoakan ibunya. Ia berharap, apapun perbuatan
dosa yang telah dilakukan oleh ibunya, akan diampuni oleh Allah SWT.

Semoga kisah nyata dari Mesir ini bisa menjadi pelajaran bagi kita
semua.Wallahua’ lam.

Read Full Post »

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani
Allah menjadikan masa dalam seminggu tu ada 7 hari..Isnin, Selasa .Rabu..Khamis ..Jumaat..Sabtu dan Ahad… Dalam setiap hari tuh, ade peristiwa-peristiwa penting yang tercatat dalam diari islam itu sendiri…menjadi memori sepanjang zaman..Apakah peristiwa-peristiwa itu…silalah teruskan bacaan
Hari Isnin
Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari ini ialah…
1. naiknya nabi Idris ke langit..
2. nabi Musa a.s berangkat ke bukit Thursina
3. Rasulullah s.a.w dilahirkan..
4. malaikat Jibril turun kepada rasulullah s.a.w buat kali pertama.
5. Amal perbuatan umat Nabi Muhamad dilapurkan pada hari Isnin.
6. Hari wafatnya Junjungan mulia…nabi Muhamad s.a.w
7. Bukti keesaan Alah diturunkan.. .”Qul huwallahu ahad”
Hari Selasa
1. wafatnya jurjis
2. Nabi Yahya a.s wafat pada hari ini.
3. Nabi zakaria wafat pada hari ini juga..
4. Tukang sihir Firaun tewas dengan mukjizat Nabi Musa…
5. Asiah iaitu isteri kepada Firaun wafat pada hari ni.
6. habil terbunuh hari selasa..
Hari Rabu
1. Allah meneggelamkan Qarun bersama keluarga dan harta kekayaanya ke dalam perut bumi.
2. Allah menghancurkan Firaun beserta semua pengikut2nya (kat laut tuh)..
3. Allah menghancurkan raja Namruz bin Kan’an dengan memasukkan serangga ke dalam telinganya.
4. Allah menghancurkan kaum nabi Saleh a.s
5. Allah menghancurkan kaum nabi Hud a.s dengan hembusan angin yang kuat..
Hari Khamis
1. Nabi Ibrahim bertemu dengan Raja mesir.
2. Saudara-saudara Nabi Yusof berjumpa dengan Nabi Yusof setelah mereka membuang dan mengasingkannya. . (masa nih, Yusof jadi raja mesir yang terkenal).
3. Bunyamin iaitu saudara kecil Nabi Yusof datang ke mesir dan berjumpa dengan nabi yusof..
4. Nabi Yaakub datang ke negeri Mesir juga…untuk bertemu anakandanya yang dirindui.
5. Nabi Musa a.s memasuki mesir pada hari khamis untuk mengajak firaun menyembah kepada Allah.
6. Rasululllah s.a.w memasuki kota mekah selepas perjanjian hudaibiyah.. .
Hari Jumaat
1. Pernikahan antara Adam dan hawa
2. Pernikahan antara yusof dan zulaikha
3. Pernikahan antara Nabi Musa a.s dan Shafura binti Nabi syuaib a.s
4. Pernikahan antara Rasulullah s.a.w dengan khadijah khuwailid.
5. Pernikahan antara nabi sulaiman a.s dengan Ratu balqis dari negeri Saba’
6. Pernikahan antara Rasulullah s.a.w dengan Siti Aisyah binti Abu Bakar.
7. Pernikahan antara Ali bin Abi Talib r.a dengan fatimah az-zahra
Hari Sabtu
Hari ni pernah disebut oleh Rasulullah sebagai hari tipu daya…sebab. .
1.Kaum Nabi Nuh membangkang kepada Nabinya.
2. Kaum Nabi Saleh mencabar nabinya dengan menyembelih unta yang diamanahkan kepada mereka.
3. saudara-saudara Nabi yusof mengkhianati nabi Yusof dengan mencampakkannya ke dalam perigi di padang pasir.
4. Raja Firaun mencabar Nabi Musa
5. Orang2 yahudi mengkhianati dan menejar nabi Isa a.s untuk membunuhnya. Lalu, Allah mengangkat Nabi Isa ke langit.
6. Orang2 Quraisy menipu dan mencabar Nabi Muhamad di Darun Nadwah.
7. kaum yahudi melanggar perintah Allah dengan menagkap ikan walaupun hari itu di larang mereka berbuat demikian.
Hari Ahad
1. Allah menjadikan neraka.
2. Allah mencipta bumi yang tujuh lapis
3. Allah mencipta langit yang tujuh lapis
4. Allah menjadikan 7 anggota adam.
5. Allah menjadikan bilangan hari yang tujuh.
6. Allah menjadikan bintang2 yang beredar..
7. Al;lah menjadikan laiutan yang tujuh…
Diantara hari-hari yang tujuh itu..hari Jumaatlah yang paling mulia..dan digelar penghulu bagi segala hari..banyak fadhilat yang boleh kita perolehi pada hari Jumaat…
Begitulah peristiwa-peristiwa penting yang berlaku pada sekian-sekian hari…hanya dengan mengimbas kembali lipatan sirah nabawiyah… barulah kita dapat gambaran sepenuhnya.. .alangkah baiknya kalau kita berada di bumi anbiya…bolehlah kita menuruti sejarah-sejarah silam…zaman pemerintahan nabi-nabi…
InsyaAllah.. moga sama-sama dapat ambil iktibar…yang baik dan sempurna itu datangnya dari Allah jua..dan yang buruk itu..dari hambaNya yang daif ini….

Read Full Post »

Ada tiga orang sahabat si A, si B dan si C, yang tinggal serumah
di
sebuah apartment setinggi 60 tingkat.
Pada suatu petang setelah tamat bertugas mereka ini telah kembali
dari
bertugas untuk pulang ke rumah.Dilihatnya
ramai orang sedang berkerumun di depan lif. Rupanya elektrik padam
dan
lif tidak berfungsi… .

si A : Macamana ni…rumah kita lak atas sekali?
si B : Aduhhhh…bikin bingung kepala, nak panjat tangga larat
ke..?
si C : Aku rasa baik kita panjat tangga aje…kita pun tak tahu
bila
agaknya elektrik ada balik
si A : Aku ada satu idea, kita panjat tangga sambil bercerita, tapi
kita kena bercerita yang sedih aje, sebab kalau
kita buat cerita lawak…kita akan terasa sesak nafas sebab kita
ketawa…biar kita serius dengar cerita.
Mereka pun bersetuju, so mereka mulalah melangkah kaki memanjat
tangga
untuk ke tingkat 60. si A mula bercerita… .
si A : Aku masa kecil punyalah sedih dalam sejarah hidupku…aku
membesar tanpa bapa, bapaku meninggal semasa aku
dalam kandungan, dari kecil aku….bla bla bla bla bla…….

Punya la sedih mereka mendengar cerita si A hingga meleleh
leleh…sedar tak sedar mereka dah sampai kat tingkat 20.
Mereka berhenti sekejap bukannya kerana penat tapi berhenti untuk
lap
air mata…kemudian mereka kembali memanjat
sambil si B pula bercerita… .
si B : Sejarah hidup aku lagi sedih, semasa umur aku 5 tahun kedua
ibu
bapaku meninggal dalan kemalangan jalanraya…
aku dibesarkan oleh abang sulung ku saja yang pada tu berumur 15
tahun. Abang sulung ku tak bersekolah dan dia bekerja
untuk menyara aku adik beradik seramai 4 orang…bla bla bla
bla……

Sekali lagi mereka bertiga meleleh sedih….punyalah lama cerita
si B
dengan tak sedar mereka dah sampai ke tingkat 55.
Hanya 5 tingkat aje lagi… sambil melangkah memanjat tangga yang
ketingkat 56, si C mula menyampuk
si C : Alaaaaaa…korang punya cerita tak sedih lagi…cerita aku
lagi
sedihhhh punya.
si A : kau ada sejarah hidup sedih juga ke…?
si C : emmmm…mungkin hari ini dalam sejarah…
si B : cerita aje le…kita dah tinggal 4 tingkat je lagi
si C : aku sedih kerana…KUNCI RUMAH KITA, AKU TERTINGGAL DALAM
KERETA…. UWAAAAAALega

Read Full Post »

Older Posts »